Selasa, 14 April 2020

KEANEKARAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

KEANEKARAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

Bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk. Hal ini tercermin dari semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras, dan bahasa. 

Adat istiadat, kesenian, kekerabatan, bahasa, dan bentuk fisik yang dimiliki oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia memang berbeda, namun selain perbedaan suku-suku itu juga memiliki persamaan antara lain hukum, hak milik tanah, persekutuan, dan kehidupan sosialnya yang berasaskan kekeluargaan.

 A. Keanekaragaman Suku Bangsa di Indonesia
 
Suku bangsa adalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Orang-orang yang tergolong dalam satu suku bangsa tertentu, pastilah mempunyai kesadaran dan identitas diri terhadap kebudayaan suku bangsanya, misalnya dalam penggunaan bahasa daerah serta mencintai kesenian dan adat istiadat. 

Suku-suku bangsa yang tersebar di Indonesia merupakan warisan sejarah bangsa, persebaran suku bangsa dipengaruhi oleh factor geografis, perdagangan laut, dan kedatangan para penjajah di Indonesia. perbedaan suku bangsa satu dengan suku bangsa yang lain di suatu daerah dapat terlihat dari ciri-ciri berikut ini:

a. Tipe fisik, seperti warna kulit, rambut, dan lain-lain.
b. Bahasa yang dipergunakan, misalnya Bahasa Batak, Bahasa Jawa, Bahasa Madura, dan lain-lain.
c. Adat istiadat, misalnya pakaian adat, upacara perkawinan, dan upacara kematian.
d. Kesenian daerah, misalnya Tari Janger, Tari Serimpi, Tari Cakalele, dan Tari Saudati.
e. Kekerabatan, misalnya patrilineal(sistem keturunan menurut garis ayah) dan matrilineal(sistem keturunan menurut garis ibu).
f. Batasan fisik lingkungan, misalnya Badui dalam dan Badui luar.

Masyarakat Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa. Di Indonesia terdapat kurang lebih 300 suku bangsa. Setiap suku bangsa hidup dalam kelompok masyarakat yang mempunyai kebudayaan berbeda-beda satu sama lain. Jumlah suku bangsa di Indonesia ratusan jumlahnya.
Berikut ini contoh persebaran suku bangsa di Indonesia:

1. Nanggroe Aceh Darussalam : suku Aceh, suku Alas, suku Gayo, suku Kluet, suku Simelu, suku Singkil, suku Tamiang, suku Ulu .
2. Sumatera Utara : suku Karo, suku Nias, suku Simalungun, suku Mandailing, suku Dairi, suku Toba, suku Melayu, suku PakPak, suku maya-maya
3. Sumatera Barat : suku Minangkabau, suku Mentawai, suku Melayu, suku guci, suku jambak
4. Riau : Melayu, Siak, Rokan, Kampar, Kuantum Akit, Talang Manuk, Bonai, Sakai, Anak Dalam, Hutan, Laut .
5. Kepulauan Riau : Melayu, laut
6. Bangka Belitung : Melayu
7. Jambi : Batin, Kerinci, Penghulu, Pewdah, Melayu, Kubu, Bajau .
8. Sumatera Selatan : Palembang, Melayu, Ogan, Pasemah, Komering, Ranau Kisam, Kubu, Rawas, Rejang, Lematang, Koto, Agam
9. Bengkulu : Melayu, Rejang, Lebong, Enggano, Sekah, Serawai, Pekal, Kaur, Lembak
10. Lampung : Lampung, Melayu, Semendo, Pasemah, Rawas, Pubian, Sungkai, Sepucih
11. DKI Jakarta : Betawi
12. Banten : Jawa, Sunda, Badui
13. Jawa Barat : Sunda,
14. Jawa Tengah : Jawa, Karimun, Samin, Kangean
15. D.I.Yogyakarta : Jawa
16. Jawa Timur : Jawa, Madura, Tengger, Asing
17. Bali : Bali, Jawa, Madura
18. NTB : Bali, Sasak, Bima, Sumbawa, Mbojo, Dompu, Tarlawi, Lombok
19. NTT : Alor, Solor, Rote, Sawu, Sumba, Flores, Belu, Bima
20. Kalimantan Barat : Melayu, Dayak (Iban Embaluh, Punan, Kayan, Kantuk, Embaloh, Bugan,Bukat), Manyuke
21. Kalimantan Tengah : Melayu, Dayak (Medang, Basap, Tunjung, Bahau, Kenyah, Penihing, Benuaq), Banjar, Kutai, Ngaju, Lawangan, Maayan, Murut, Kapuas
22. Kalimantan Timur : Melayu, Dayak(Bukupai, Lawangan, Dusun, Ngaju, Maayan)
23. Kalimantan Selatan : Melayu, Banjar, Dayak, Aba
24. Sulawesi Selatan : Bugis, Makasar, Toraja, Mandar
25. Sulawesi Tenggara : Muna, Buton,Totaja, Tolaki, Kabaena, Moronehe, Kulisusu, Wolio
26. SulawesiTengah : Kaili, Tomini, Toli-Toli,Buol, Kulawi, Balantak, Banggai,Lore
27. Sulawesi Utara : Bolaang-Mongondow, Minahasa, Sangir, Talaud, Siau, Bantik
28. Gorontalo : Gorontalo
29. Maluku : Ambon, Kei, Tanimbar, Seram, Saparua, Aru, Kisar
30. Maluku Utara : Ternate, Morotai, Sula, taliabu, Bacan, Galela
31. Papua Barat : Waigeo, Misool, Salawati, Bintuni, Bacanca
32. Papua Tengah : Yapen, Biak, Mamika, Numfoor
33. Papua Timur : Sentani, Asmat, Dani, Senggi 

B. Keanekaragaman Budaya Bangsa di Indonesia

Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman budaya. Tiap daerah atau masyarakat mempunyai corak dan budaya masing-masing yang memperlihatkan ciri khasnya. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari, misalnya upacara ritual, pakaian adat, bentuk rumah, kesenian, bahasa, dan tradisi lainnya. Contohnya adalah pemakaman daerah Toraja, mayat tidak dikubur dalam tanah tetapi diletakkan dalam goa. Di daerah Bali, mayat dibakar(ngaben).

Untuk mengetahui kebudayaan daerah Indonesia dapat dilihat dari ciri-ciri tiap budaya daerah. Ciri khas kebudayaan daerah terdiri atas bahasa, adat istiadat, sisem kekerabatan, kesenian daerah dan ciri badaniah (fisik)

Lingkungan tempat tinggal mempengaruhi bentuk rumah tiap suku bangsa.  Rumah adat di Jawa dan di Bali biasanya dibangun langsung di atas tanah. Sementara rumah-rumah adat di luar Jawa dan Bali dibangun di atas tiang atau disebut rumah panggung. Alasan orang membuat rumah panggungantara lain untuk meghindari banjir dan menghindari binatang buas. Kolong rumah biasanya dimanfaatkan untuk memelihara ternak dan menyimpan barang. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam bentuk rumah adat.

Berikut ini beberapa contoh rumah adat.
1.   Rumah Bolon (Sumatera Utara).
2.   Rumah Gadang (Minangkabau, Sumatera Barat).
3.   Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur).
4.   Rumah Lamin (Kalimantan Timur).
5.   Rumah Bentang (Kalimantan Tengah).
6.   Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan).
7.   Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua).

Setiap suku bangsa mempunyai upacara adat dalam peristiwa-peristiwa penting kehidupan. Misalnya upacara-upacara kelahiran, penerimaan menjadi anggota suku, perkawinan, kematian, dan lain-lain. Nama dan bentuk upacara menandai peristiwa kehidupan itu berbeda-beda dalam masing-masing suku.

Beberapa contoh upacara adat yang dilakukan suku-suku di Indonesia antara lain sebagai berikut:

1.   Mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri, grebegan (Suku Jawa).
2.   Seren taun (Sunda).
3.   Kasodo (Tengger).
4.   Nelubulanin, ngaben (Bali).
5.   Rambu solok (Toraja).

Keberagaman kebudayaan di Indonesia juga tampak dalam kesenian daerah. Ada bermacam-macam bentuk kesenian daerah.

Contoh lagu-lagu daerah sebagai berikut:

1.Nangroe Aceh Darussalam Piso Surit
2.Sumatera Utara Lisoi, Sinanggar Tullo, Sing Sing So, Butet
3. Sumatera Barat Kambanglah Bungo, Ayam Den Lapeh, Mak Inang, Kampuang Nan Jauh di Mato
4.Riau Soleram
5.Sumatera Selatan Dek Sangke, Tari Tanggai, Gendis Sriwijaya
6.Jakarta Jali-jali, Kicir-kicir, Surilang
7.Jawa Barat Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Manuk Dadali, Sapu Nyere Pegat Simpai
8.Jawa Tengah Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, Suwe Ora Jamu, Pitik Tukung, Ilir-ilir,
9.Jawa Timur Rek Ayo Rek, Turi-turi Putih
10. Madura Karaban Sape, Tanduk Majeng
11. Kalimantan Barat Cik Cik Periok
12. Kalimantan Tengah Naluya, Kalayar, Tumpi Wayu
13. Kalimantan Selatan Ampar Ampar Pisang, Paris Barantai
14. Sulawesi Utara Si Patokaan, O Ina Ni Keke, Esa Mokan
15. Sulawesi Selatan Anging Mamiri, Ma Rencong, Pakarena
16. Sulawesi Tengah Tondok Kadadingku
17. Bali Dewa Ayu, Meyong-meyong, Macepetcepetan, Janger, Cening Putri Ayu.
18. NTT Desaku, Moree, Pai Mura Rame, Tutu Koda, Heleleu Ala De Teang,
19. Maluku Kole-Kole, Ole Sioh, Sarinande, Waktu Hujan Sore-sore, Ayo Mama, Huhatee
20. Papua Apuse, Yamko Rambe Yamko

Contoh Tari-tarian Tradisional Indonesia
1. Nangroe Aceh Darussalam Tari Seudati, Saman, Bukat
2. Sumatera Utara Tari Serampang, Baluse, Manduda
3. Sumatera Barat Tari Piring, Payung, Tabuik
4. Riau Tari Joget Lambak, Tandak
5. Sumatera Selatan Tari Kipas, Tanggai, Tajak
6. Lampung Tari Melinting, Bedana
7. Bengkulu Tari Adum, Bidadari
8. Jambi Tari Rangkung, Sekapur Sirih
9. Jakarta Tari Yapong, Serondeng, Topeng
10. Jawa Barat Tari Jaipong, Merak, Patilaras
11. Jawa Tengah-Yogyakarta Tari Bambangan Cakil, Enggot-enggot, Bedaya, Beksan,
12. Jawa Timur Tari Reog Ponorogo, Remong
13. Bali Tari Legong, Arje, Kecak
14. Nusa Tenggara Barat Tari Batunganga, Sampari
15. Nusa Tenggara Timur Tari Meminang, Perang
16. Kalimantan Barat Tari Tandak Sambas, Zapin Tembung
17. Kalimantan Timur Tari Hudog, Belian
18. Kalimantan Tengah Tari Balean Dadas, Tambun
19. Kalimantan Selatan Tari Baksa Kembang
20. Sulawesi Selatan Tari Kipa, Gaurambuloh
21. Sulawesi Tenggara Tari Balumba, Malulo
22. Sulawesi Tengah Tari Lumense, Parmote
23. Sulawesi Utara Tari Maengket
24. Maluku Tari Nabar Ilaa, Perang
25. Papua Tari Perang, Sanggi

Contoh Seni Pertunjukan yang Ada di Indonesia :

1. Banten: Debus
2. DKI Jakarta: Ondel-ondel, Lenong
3. Jawa Barat: Wayang Golek, Rudat, Banjet, Tarling, Degung
4.Jawa Tengah: Wayang Kulit, Kuda Lumping, Wayang Orang, Ketoprak, Srandul, Opak Alang, Sintren
5. Jawa Timur: Ludruk, Reog, Wayang Kulit
6. Bali: Wayang Kulit, Janger
7. Riau: Makyong
8. Kalimantan: Mamanda

Selain hasil kesenian yang sudah disebutkan di atas, suku-suku bangsa di Indonesia juga mempunyai hasil karya seni dalam bentuk benda. Karya seni yang dihasilkan oleh seniman-seniman dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia, antara lain seni lukis, seni pahat, seni ukir, patung, batik, anyaman, dan lain-lain. Benda-benda karya seni yang terkenal, antara lain ukiran Bali dan Jepara, Patung Asmat dan patung-patung Bali, anyaman dari suku-suku Dayak di Kalimantan, dan lain-lain. Hasil kerajinan seni ini menjadi barang-barang cindera mata yang sangat digemari turis mancanegara.

Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Identitas seringkali dikuatkan kesatuan bahasa. Oleh karena itu, kesatuan kebudayaan bukan suatu hal yang ditentukan oleh orang luar, melainkan oleh warga yang bersangkutan itu sendiri. Suku-suku yang ada di Indonesia antara lain Gayo di Aceh, Dayak di Kalimantan, dan Asmat di Papua. 

Sumber : komunitasgurupkn.blogspot.com
            : kompas.com 
            : Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X SMA/SMK

Setelah kalian selesai membaca seluruh materi yang telah diberikan diatas, maka silahkan DOWNLOAD SOAL ONLINE DIBAWAH INI
 

Sabtu, 11 April 2020

PENTINGNYA KERJASAMA INTERNASIONAL BAGI INDONESIA


A. Pentingnya Hubungan Internasional (HI) Bagi Indonesia



Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang baru merdeka diantara negara-negara lainnya. Negara yang sudah merdeka akan tetap berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Tentu saja setiap warga negara menginginkan hidup yang sejahtera. Oleh karenanya, dibutuhkan adanya hubungan internasional sebagai jembatan interaksi antarnegara.

Setiap negara membutuhkan bantuan satu sama lain baik berupa barang maupun jasa. Hal inilah yang dilakukan oleh negara Indonesia sejak sejarah berdirinya negara ini untuk mendapatkan pengakuan dan dukungan dari negara lain. itulah mengapa para pendiri atau founderstelah menjalin hubungan dengan beberapa negara di dunia seperti contohnya Amerika Serikat, Australia, Mesir, Belgia, dan negara lainnya.

1. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Hubungan Internasional (HI) Antar Negara


Menjalin hubungan dengan negara lain memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi yaitu adanya pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan dari negara. Pengakuan negara tersebut dinamakan dengan de factodan de jure. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara perlu menjalin hubungan internasional ada dua macam yaitu:

1. Faktor Internal


Faktor internal mengapa suatu negara perlu menjalin hubungan internasional adalah adanya kekhawatarin terancamnya kelangsungan hidup. Ancaman tersebut dapat berupa intervensi maupun kudeta dari negara lain.

2. Faktor Ekternal


Faktor kedua adalah faktor  eksternal yaitu adanya ketentuan hukum alam yangmana tidak ada satupun negara yang dapat hidup sendiri. Setiap negara tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa adanya kerja sama dan bantuan dari negara lain. Suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain yang berupa pemecahan masalah politik, hukum, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan dan keamanan.


Hubungan internasional merupakan salah satu aspek penting dalam bernegara. Jika suatu negara tidak memiliki relasi atau kerja sama dengan negara lain, maka akan terjadi beberapa masalah kompleks seperti pengucilan, ketidakmampuan mencukupi sumber daya, kurangnya komunikasi dan informasi dari luar, dan lain sebagainya. Melihat dari kedua faktor tersebut, tentu saja menjadi hal yang sangat penting bagi negara untuk menjalin hubungan internasional. Hal tersebut juga mendasari pentingnya hubungan internasional bagi Indonesia, negara tercinta kita. Sedangkan tujuan pembangunan hubungan internasional bagi negara Indonesia sendiri yaitu untuk meningkatkan kerja sama bilateral, regional, maupun multilateral melalui beberapa forum yang disesuaikan dengan kepentingan negara.

Tujuan lainnya yaitu untuk membentuk satu negara yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, menciptakan keadilan dan kemakmuran dalam masyarakat baik secara material maupun spiritual, mewujudkan hubungan baik antara Indonesia dengan negara lain, melindungi dan mempertahankan kemerdekaan, mudah dalam memperoleh barang-barang dari luar yang dibutuhkan negara, dan lain sebagainya.

2. Manfaat Hubungan Internasional (HI) Bagi Suatu Negara di Beberapa Bidang


Hubungan internasional akan memberikan banyak manfaat di segala aspek negara. Adapun Manfaat hubungan internasional (di bidang : ideologi, politik, ekonomi, sosbud, pertahanan dan keamanan), dapat Anda simak sebagai berikut.

  1. Bidang Ideologi
    Manfaat yang diperoleh dapat dilihat dari sisi ideologi yaitu untuk melindungi dan mempertahankan kelangsungan hidup suatu negara.
  2. Bidang Politik
    Manfaat politik yang diperoleh yaitu adanya dukungan dalam melaksanakan suatu kebijakan politik dan luar negeri yang mencakup kepentingan pembangunan maupun kepentingan nasional.
  3. Bidang Ekonomi
    Manfaat ekonomi yaitu sebagai dukungan upaya-upaya dalam meningkatkan pembangunan nasional.
  4. Bidang Sosial Budaya
    Manfaat sosial budaya dapat dilihat dari adanya dukungan antarbangsa dalam upaya peningkatan dan bimbingan nilai-nilai sosial budaya bangsa.
  5. Bidang Pertahanan dan Keamanan
    Manfaat pada bidang tersebut adalah memberikan dukungan untuk upaya memelihara keamanan, stabilisasi, dan perdamaian internasional.

Adapun manfaat lain yang akan diperoleh oleh negara termasuk Indonesia yaitu sebagai berikut:

  1. Meningkatkan perdamaian antarnegara di dunia
  2. Melindungi dan mempertahankan kemerdekaan suatu negara
  3. Mewujudkan tujuan pembangunan pada bidang sosial ekonomi
  4. Menghasilkan koordinasi ekonomi yang terarah
  5. Memperlebar jaringan dan pemanfaatan suatu wilayah
  6. Meningkatan pemasukan negara
  7. Meningkatkan daya saing negara pada bidang ekonomi
  8. Memberikan tambahan devisa bagi negara
  9. Menciptakan suatu organisasi internasional bersama

Beberapa contoh kerja sama internasional dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan organisasi internasional yang bertujuan untuk menangani suatu bidang tertentu.

Organisasi-organisasi tersebut antara lain WHO, APEC, MEE, UNICEF, ILO, SEATO, NATO, dan lain sebagainya. Organisasi-organisasi tersebutlah yang akan memberikan manfaat besar bagi negara yang bersangkutan untuk menangani beberapa persoalan yang terjadi.

Dengan demikian, setiap manusia pastinya membutuhkan manusia lain untuk membantunya, begitu pula dengan suatu negara yang berkembang seperti Indonesia contohnya. Maka dari itu pola hubungan internasional yang dibangun indonesia perlu dijaga dengan baik.

Setelah kalian selesai membaca seluruh materi yang telah diberikan diatas, maka silahkan DOWNLOAD SOAL ONLINE DIBAWAH INI
:

Sabtu, 04 April 2020

MATERI LANJUTAN KELAS XI IPA/IPS

MATERI LANJUTAN KELAS XI IPA/IPS


A. Peran Indonesia dalam Menciptakan Perdamaian Dunia melalui Hubungan Internasional

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcRr_sSlgEYp2_IZanOp_X0GTCwXKVNPJyhe_lKu2MMN1sEqXEJQ&usqp=CAU
1.  Makna Hubungan Internasional


Menurut  kalian  apa  yang  akan terjadi  jika  seandainya  negara  kita tidak  menjalin  hubungan  dengan negara lain? Tentu semuanya pasti sepakat,  kita  akan  dikucilkan  dari pergaulan bangsa-bangsa di dunia. Hal  ini  tentunya  akan  merugikan seluruh kehidupan bangsa. Bangsa Indonesia  tidak  bisa  berinteraksi dengan  sesamanya  yang  berada  di negara  lain.  Selain  itu,  kita  akan buta  terhadap  hal-hal  yang  terjadi di negara lain yang pada hakikatnya merupakan   sumber   pengetahuan bagi kita. Hubungan  internasional  merupakan  salah  satu  jawaban  bagi  persoalan  yang dialami  oleh  suatu  negara.  Ketika  suatu  negara  mengalami  kekurangan  dalam suatu  bidang,  misalnya  kekurangan  tenaga  ahli  untuk  membangun  negerinya.

Sebelum membahas hubungan internasional lebih jauh, Bapak ingin kalian mencari beberapa definisi hubungan internasional menurut para ahli pada kolom yang telah disediakan dibawah ini.
No
Nama Ahli
Definisi Hubungan Internasional
 1


 2


 3


 4


 5









2. Setelah kalian mendapatkan beberapa definisi dari para ahli diatas, rumusan siapakah yang paling revelan dengan konteks hubungan internasional bangsa Indonesia ?
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................

3. Selanjutnya, bapak ingin kalian mendefinisikan sendiri menurut kalian, Apakah yang dimaksud dengan Hubungan Internasional ?
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
Selanjutnya akan kita bahas mengenai " Pentingnya Kerjasama Internasional Bagi Bangsa Indonesia "


Ket : 
1. Silahkan isi kolom yang ada pada tabel diatas minimal 5 definisi para ahli (boleh lebih)
2. tanda "............." wajib di isi dan dilampirkan diblog masing-masing
3. Setelah semua selesai, kirim link blognya kalian ke grup WA yang sudah kita miliki.
4. Batas pengumpulan tugas paling lama ditunggu s/d pukul. 14.00 WIB