Selasa, 14 April 2020

KEANEKARAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

KEANEKARAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

Bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk. Hal ini tercermin dari semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras, dan bahasa. 

Adat istiadat, kesenian, kekerabatan, bahasa, dan bentuk fisik yang dimiliki oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia memang berbeda, namun selain perbedaan suku-suku itu juga memiliki persamaan antara lain hukum, hak milik tanah, persekutuan, dan kehidupan sosialnya yang berasaskan kekeluargaan.

 A. Keanekaragaman Suku Bangsa di Indonesia
 
Suku bangsa adalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Orang-orang yang tergolong dalam satu suku bangsa tertentu, pastilah mempunyai kesadaran dan identitas diri terhadap kebudayaan suku bangsanya, misalnya dalam penggunaan bahasa daerah serta mencintai kesenian dan adat istiadat. 

Suku-suku bangsa yang tersebar di Indonesia merupakan warisan sejarah bangsa, persebaran suku bangsa dipengaruhi oleh factor geografis, perdagangan laut, dan kedatangan para penjajah di Indonesia. perbedaan suku bangsa satu dengan suku bangsa yang lain di suatu daerah dapat terlihat dari ciri-ciri berikut ini:

a. Tipe fisik, seperti warna kulit, rambut, dan lain-lain.
b. Bahasa yang dipergunakan, misalnya Bahasa Batak, Bahasa Jawa, Bahasa Madura, dan lain-lain.
c. Adat istiadat, misalnya pakaian adat, upacara perkawinan, dan upacara kematian.
d. Kesenian daerah, misalnya Tari Janger, Tari Serimpi, Tari Cakalele, dan Tari Saudati.
e. Kekerabatan, misalnya patrilineal(sistem keturunan menurut garis ayah) dan matrilineal(sistem keturunan menurut garis ibu).
f. Batasan fisik lingkungan, misalnya Badui dalam dan Badui luar.

Masyarakat Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa. Di Indonesia terdapat kurang lebih 300 suku bangsa. Setiap suku bangsa hidup dalam kelompok masyarakat yang mempunyai kebudayaan berbeda-beda satu sama lain. Jumlah suku bangsa di Indonesia ratusan jumlahnya.
Berikut ini contoh persebaran suku bangsa di Indonesia:

1. Nanggroe Aceh Darussalam : suku Aceh, suku Alas, suku Gayo, suku Kluet, suku Simelu, suku Singkil, suku Tamiang, suku Ulu .
2. Sumatera Utara : suku Karo, suku Nias, suku Simalungun, suku Mandailing, suku Dairi, suku Toba, suku Melayu, suku PakPak, suku maya-maya
3. Sumatera Barat : suku Minangkabau, suku Mentawai, suku Melayu, suku guci, suku jambak
4. Riau : Melayu, Siak, Rokan, Kampar, Kuantum Akit, Talang Manuk, Bonai, Sakai, Anak Dalam, Hutan, Laut .
5. Kepulauan Riau : Melayu, laut
6. Bangka Belitung : Melayu
7. Jambi : Batin, Kerinci, Penghulu, Pewdah, Melayu, Kubu, Bajau .
8. Sumatera Selatan : Palembang, Melayu, Ogan, Pasemah, Komering, Ranau Kisam, Kubu, Rawas, Rejang, Lematang, Koto, Agam
9. Bengkulu : Melayu, Rejang, Lebong, Enggano, Sekah, Serawai, Pekal, Kaur, Lembak
10. Lampung : Lampung, Melayu, Semendo, Pasemah, Rawas, Pubian, Sungkai, Sepucih
11. DKI Jakarta : Betawi
12. Banten : Jawa, Sunda, Badui
13. Jawa Barat : Sunda,
14. Jawa Tengah : Jawa, Karimun, Samin, Kangean
15. D.I.Yogyakarta : Jawa
16. Jawa Timur : Jawa, Madura, Tengger, Asing
17. Bali : Bali, Jawa, Madura
18. NTB : Bali, Sasak, Bima, Sumbawa, Mbojo, Dompu, Tarlawi, Lombok
19. NTT : Alor, Solor, Rote, Sawu, Sumba, Flores, Belu, Bima
20. Kalimantan Barat : Melayu, Dayak (Iban Embaluh, Punan, Kayan, Kantuk, Embaloh, Bugan,Bukat), Manyuke
21. Kalimantan Tengah : Melayu, Dayak (Medang, Basap, Tunjung, Bahau, Kenyah, Penihing, Benuaq), Banjar, Kutai, Ngaju, Lawangan, Maayan, Murut, Kapuas
22. Kalimantan Timur : Melayu, Dayak(Bukupai, Lawangan, Dusun, Ngaju, Maayan)
23. Kalimantan Selatan : Melayu, Banjar, Dayak, Aba
24. Sulawesi Selatan : Bugis, Makasar, Toraja, Mandar
25. Sulawesi Tenggara : Muna, Buton,Totaja, Tolaki, Kabaena, Moronehe, Kulisusu, Wolio
26. SulawesiTengah : Kaili, Tomini, Toli-Toli,Buol, Kulawi, Balantak, Banggai,Lore
27. Sulawesi Utara : Bolaang-Mongondow, Minahasa, Sangir, Talaud, Siau, Bantik
28. Gorontalo : Gorontalo
29. Maluku : Ambon, Kei, Tanimbar, Seram, Saparua, Aru, Kisar
30. Maluku Utara : Ternate, Morotai, Sula, taliabu, Bacan, Galela
31. Papua Barat : Waigeo, Misool, Salawati, Bintuni, Bacanca
32. Papua Tengah : Yapen, Biak, Mamika, Numfoor
33. Papua Timur : Sentani, Asmat, Dani, Senggi 

B. Keanekaragaman Budaya Bangsa di Indonesia

Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman budaya. Tiap daerah atau masyarakat mempunyai corak dan budaya masing-masing yang memperlihatkan ciri khasnya. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari, misalnya upacara ritual, pakaian adat, bentuk rumah, kesenian, bahasa, dan tradisi lainnya. Contohnya adalah pemakaman daerah Toraja, mayat tidak dikubur dalam tanah tetapi diletakkan dalam goa. Di daerah Bali, mayat dibakar(ngaben).

Untuk mengetahui kebudayaan daerah Indonesia dapat dilihat dari ciri-ciri tiap budaya daerah. Ciri khas kebudayaan daerah terdiri atas bahasa, adat istiadat, sisem kekerabatan, kesenian daerah dan ciri badaniah (fisik)

Lingkungan tempat tinggal mempengaruhi bentuk rumah tiap suku bangsa.  Rumah adat di Jawa dan di Bali biasanya dibangun langsung di atas tanah. Sementara rumah-rumah adat di luar Jawa dan Bali dibangun di atas tiang atau disebut rumah panggung. Alasan orang membuat rumah panggungantara lain untuk meghindari banjir dan menghindari binatang buas. Kolong rumah biasanya dimanfaatkan untuk memelihara ternak dan menyimpan barang. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam bentuk rumah adat.

Berikut ini beberapa contoh rumah adat.
1.   Rumah Bolon (Sumatera Utara).
2.   Rumah Gadang (Minangkabau, Sumatera Barat).
3.   Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur).
4.   Rumah Lamin (Kalimantan Timur).
5.   Rumah Bentang (Kalimantan Tengah).
6.   Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan).
7.   Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua).

Setiap suku bangsa mempunyai upacara adat dalam peristiwa-peristiwa penting kehidupan. Misalnya upacara-upacara kelahiran, penerimaan menjadi anggota suku, perkawinan, kematian, dan lain-lain. Nama dan bentuk upacara menandai peristiwa kehidupan itu berbeda-beda dalam masing-masing suku.

Beberapa contoh upacara adat yang dilakukan suku-suku di Indonesia antara lain sebagai berikut:

1.   Mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri, grebegan (Suku Jawa).
2.   Seren taun (Sunda).
3.   Kasodo (Tengger).
4.   Nelubulanin, ngaben (Bali).
5.   Rambu solok (Toraja).

Keberagaman kebudayaan di Indonesia juga tampak dalam kesenian daerah. Ada bermacam-macam bentuk kesenian daerah.

Contoh lagu-lagu daerah sebagai berikut:

1.Nangroe Aceh Darussalam Piso Surit
2.Sumatera Utara Lisoi, Sinanggar Tullo, Sing Sing So, Butet
3. Sumatera Barat Kambanglah Bungo, Ayam Den Lapeh, Mak Inang, Kampuang Nan Jauh di Mato
4.Riau Soleram
5.Sumatera Selatan Dek Sangke, Tari Tanggai, Gendis Sriwijaya
6.Jakarta Jali-jali, Kicir-kicir, Surilang
7.Jawa Barat Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Manuk Dadali, Sapu Nyere Pegat Simpai
8.Jawa Tengah Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, Suwe Ora Jamu, Pitik Tukung, Ilir-ilir,
9.Jawa Timur Rek Ayo Rek, Turi-turi Putih
10. Madura Karaban Sape, Tanduk Majeng
11. Kalimantan Barat Cik Cik Periok
12. Kalimantan Tengah Naluya, Kalayar, Tumpi Wayu
13. Kalimantan Selatan Ampar Ampar Pisang, Paris Barantai
14. Sulawesi Utara Si Patokaan, O Ina Ni Keke, Esa Mokan
15. Sulawesi Selatan Anging Mamiri, Ma Rencong, Pakarena
16. Sulawesi Tengah Tondok Kadadingku
17. Bali Dewa Ayu, Meyong-meyong, Macepetcepetan, Janger, Cening Putri Ayu.
18. NTT Desaku, Moree, Pai Mura Rame, Tutu Koda, Heleleu Ala De Teang,
19. Maluku Kole-Kole, Ole Sioh, Sarinande, Waktu Hujan Sore-sore, Ayo Mama, Huhatee
20. Papua Apuse, Yamko Rambe Yamko

Contoh Tari-tarian Tradisional Indonesia
1. Nangroe Aceh Darussalam Tari Seudati, Saman, Bukat
2. Sumatera Utara Tari Serampang, Baluse, Manduda
3. Sumatera Barat Tari Piring, Payung, Tabuik
4. Riau Tari Joget Lambak, Tandak
5. Sumatera Selatan Tari Kipas, Tanggai, Tajak
6. Lampung Tari Melinting, Bedana
7. Bengkulu Tari Adum, Bidadari
8. Jambi Tari Rangkung, Sekapur Sirih
9. Jakarta Tari Yapong, Serondeng, Topeng
10. Jawa Barat Tari Jaipong, Merak, Patilaras
11. Jawa Tengah-Yogyakarta Tari Bambangan Cakil, Enggot-enggot, Bedaya, Beksan,
12. Jawa Timur Tari Reog Ponorogo, Remong
13. Bali Tari Legong, Arje, Kecak
14. Nusa Tenggara Barat Tari Batunganga, Sampari
15. Nusa Tenggara Timur Tari Meminang, Perang
16. Kalimantan Barat Tari Tandak Sambas, Zapin Tembung
17. Kalimantan Timur Tari Hudog, Belian
18. Kalimantan Tengah Tari Balean Dadas, Tambun
19. Kalimantan Selatan Tari Baksa Kembang
20. Sulawesi Selatan Tari Kipa, Gaurambuloh
21. Sulawesi Tenggara Tari Balumba, Malulo
22. Sulawesi Tengah Tari Lumense, Parmote
23. Sulawesi Utara Tari Maengket
24. Maluku Tari Nabar Ilaa, Perang
25. Papua Tari Perang, Sanggi

Contoh Seni Pertunjukan yang Ada di Indonesia :

1. Banten: Debus
2. DKI Jakarta: Ondel-ondel, Lenong
3. Jawa Barat: Wayang Golek, Rudat, Banjet, Tarling, Degung
4.Jawa Tengah: Wayang Kulit, Kuda Lumping, Wayang Orang, Ketoprak, Srandul, Opak Alang, Sintren
5. Jawa Timur: Ludruk, Reog, Wayang Kulit
6. Bali: Wayang Kulit, Janger
7. Riau: Makyong
8. Kalimantan: Mamanda

Selain hasil kesenian yang sudah disebutkan di atas, suku-suku bangsa di Indonesia juga mempunyai hasil karya seni dalam bentuk benda. Karya seni yang dihasilkan oleh seniman-seniman dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia, antara lain seni lukis, seni pahat, seni ukir, patung, batik, anyaman, dan lain-lain. Benda-benda karya seni yang terkenal, antara lain ukiran Bali dan Jepara, Patung Asmat dan patung-patung Bali, anyaman dari suku-suku Dayak di Kalimantan, dan lain-lain. Hasil kerajinan seni ini menjadi barang-barang cindera mata yang sangat digemari turis mancanegara.

Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Identitas seringkali dikuatkan kesatuan bahasa. Oleh karena itu, kesatuan kebudayaan bukan suatu hal yang ditentukan oleh orang luar, melainkan oleh warga yang bersangkutan itu sendiri. Suku-suku yang ada di Indonesia antara lain Gayo di Aceh, Dayak di Kalimantan, dan Asmat di Papua. 

Sumber : komunitasgurupkn.blogspot.com
            : kompas.com 
            : Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X SMA/SMK

Setelah kalian selesai membaca seluruh materi yang telah diberikan diatas, maka silahkan DOWNLOAD SOAL ONLINE DIBAWAH INI
 

Sabtu, 11 April 2020

PENTINGNYA KERJASAMA INTERNASIONAL BAGI INDONESIA


A. Pentingnya Hubungan Internasional (HI) Bagi Indonesia



Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang baru merdeka diantara negara-negara lainnya. Negara yang sudah merdeka akan tetap berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Tentu saja setiap warga negara menginginkan hidup yang sejahtera. Oleh karenanya, dibutuhkan adanya hubungan internasional sebagai jembatan interaksi antarnegara.

Setiap negara membutuhkan bantuan satu sama lain baik berupa barang maupun jasa. Hal inilah yang dilakukan oleh negara Indonesia sejak sejarah berdirinya negara ini untuk mendapatkan pengakuan dan dukungan dari negara lain. itulah mengapa para pendiri atau founderstelah menjalin hubungan dengan beberapa negara di dunia seperti contohnya Amerika Serikat, Australia, Mesir, Belgia, dan negara lainnya.

1. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Hubungan Internasional (HI) Antar Negara


Menjalin hubungan dengan negara lain memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi yaitu adanya pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan dari negara. Pengakuan negara tersebut dinamakan dengan de factodan de jure. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara perlu menjalin hubungan internasional ada dua macam yaitu:

1. Faktor Internal


Faktor internal mengapa suatu negara perlu menjalin hubungan internasional adalah adanya kekhawatarin terancamnya kelangsungan hidup. Ancaman tersebut dapat berupa intervensi maupun kudeta dari negara lain.

2. Faktor Ekternal


Faktor kedua adalah faktor  eksternal yaitu adanya ketentuan hukum alam yangmana tidak ada satupun negara yang dapat hidup sendiri. Setiap negara tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa adanya kerja sama dan bantuan dari negara lain. Suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain yang berupa pemecahan masalah politik, hukum, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan dan keamanan.


Hubungan internasional merupakan salah satu aspek penting dalam bernegara. Jika suatu negara tidak memiliki relasi atau kerja sama dengan negara lain, maka akan terjadi beberapa masalah kompleks seperti pengucilan, ketidakmampuan mencukupi sumber daya, kurangnya komunikasi dan informasi dari luar, dan lain sebagainya. Melihat dari kedua faktor tersebut, tentu saja menjadi hal yang sangat penting bagi negara untuk menjalin hubungan internasional. Hal tersebut juga mendasari pentingnya hubungan internasional bagi Indonesia, negara tercinta kita. Sedangkan tujuan pembangunan hubungan internasional bagi negara Indonesia sendiri yaitu untuk meningkatkan kerja sama bilateral, regional, maupun multilateral melalui beberapa forum yang disesuaikan dengan kepentingan negara.

Tujuan lainnya yaitu untuk membentuk satu negara yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, menciptakan keadilan dan kemakmuran dalam masyarakat baik secara material maupun spiritual, mewujudkan hubungan baik antara Indonesia dengan negara lain, melindungi dan mempertahankan kemerdekaan, mudah dalam memperoleh barang-barang dari luar yang dibutuhkan negara, dan lain sebagainya.

2. Manfaat Hubungan Internasional (HI) Bagi Suatu Negara di Beberapa Bidang


Hubungan internasional akan memberikan banyak manfaat di segala aspek negara. Adapun Manfaat hubungan internasional (di bidang : ideologi, politik, ekonomi, sosbud, pertahanan dan keamanan), dapat Anda simak sebagai berikut.

  1. Bidang Ideologi
    Manfaat yang diperoleh dapat dilihat dari sisi ideologi yaitu untuk melindungi dan mempertahankan kelangsungan hidup suatu negara.
  2. Bidang Politik
    Manfaat politik yang diperoleh yaitu adanya dukungan dalam melaksanakan suatu kebijakan politik dan luar negeri yang mencakup kepentingan pembangunan maupun kepentingan nasional.
  3. Bidang Ekonomi
    Manfaat ekonomi yaitu sebagai dukungan upaya-upaya dalam meningkatkan pembangunan nasional.
  4. Bidang Sosial Budaya
    Manfaat sosial budaya dapat dilihat dari adanya dukungan antarbangsa dalam upaya peningkatan dan bimbingan nilai-nilai sosial budaya bangsa.
  5. Bidang Pertahanan dan Keamanan
    Manfaat pada bidang tersebut adalah memberikan dukungan untuk upaya memelihara keamanan, stabilisasi, dan perdamaian internasional.

Adapun manfaat lain yang akan diperoleh oleh negara termasuk Indonesia yaitu sebagai berikut:

  1. Meningkatkan perdamaian antarnegara di dunia
  2. Melindungi dan mempertahankan kemerdekaan suatu negara
  3. Mewujudkan tujuan pembangunan pada bidang sosial ekonomi
  4. Menghasilkan koordinasi ekonomi yang terarah
  5. Memperlebar jaringan dan pemanfaatan suatu wilayah
  6. Meningkatan pemasukan negara
  7. Meningkatkan daya saing negara pada bidang ekonomi
  8. Memberikan tambahan devisa bagi negara
  9. Menciptakan suatu organisasi internasional bersama

Beberapa contoh kerja sama internasional dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan organisasi internasional yang bertujuan untuk menangani suatu bidang tertentu.

Organisasi-organisasi tersebut antara lain WHO, APEC, MEE, UNICEF, ILO, SEATO, NATO, dan lain sebagainya. Organisasi-organisasi tersebutlah yang akan memberikan manfaat besar bagi negara yang bersangkutan untuk menangani beberapa persoalan yang terjadi.

Dengan demikian, setiap manusia pastinya membutuhkan manusia lain untuk membantunya, begitu pula dengan suatu negara yang berkembang seperti Indonesia contohnya. Maka dari itu pola hubungan internasional yang dibangun indonesia perlu dijaga dengan baik.

Setelah kalian selesai membaca seluruh materi yang telah diberikan diatas, maka silahkan DOWNLOAD SOAL ONLINE DIBAWAH INI
:

Sabtu, 14 Maret 2020

KISI-KISI SOAL UJIAN PKn USBN PKn 2019-2020

KISI-KISI SOAL UJIAN PKn USBN PKn 2019-2020


KISI-KISI SOAL UJIAN PKn USBN PKn

A.  Gambaran Soal-soal Pilihan Ganda USBN PKn Kelas XII 

1.      Hal yang melatarbelakangi suatu Negara menganut sistem pemerintahan presidensial di mana presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan dengan periodesasi jabatan tertentu adalah ....
a.    Pemerintahan berjalan stabil sesuai dengan periode/masa jabatan tertentu
b.    Periodesasi pemerintahan yang berkelanjutan dengan dukungan parlemen
c.    Kestabilan pemerintahan menekankan kerjasama presiden dengan parlemen
d.   Kedudukan presiden sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen
e.    Stabilisasi pemerintahan dengan  dukungan tunggal partai politik di parlemen

2.      Di Indonesia masih banyak anak-anak usia sekolah belum bisa menikmati pendidikan, hal ini berarti pemerintah belum mampu melaksanakan amanat UUD 1945 khususnya pasal....
a.30 ayat 1                    d. 31 ayat 2
b.30 ayat 2                    e. 31 ayat 3
c.31 ayat 1

3.      Pemilukada 15 Februari 2017 angka pemilih di DKI menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini jika ditinjau dari Budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia sekarang menunjukkan adanya ….
a. Budaya politik kaula
b. Budaya politik partisipan
c. Budaya politik pasif
d. Budaya politik kolonial
e. Budaya kaula dan kolonial

4.      Menurut Dr. Menurut Dr. Alfian, kekuatan ideologi bergantung pada dimensi realita, fleksibilitas, dan idealisme. Yang merupakan dimensi realitas dari ideologi Pancasila adalah …
a.    Memiliki keluwesan dalam menjawab tantangan sekarang dan masa depan
b.    Menerima kemajuan jaman yang baik sesuai dengan nilai-nilai idealisme
c.    Dapat menerima kemajuan kalau menguntungkan
d.   Menyesuaikan diri dengan pengaruh jaman
e.    Cita-cita hidup berbangsa dan bernegara terwujud secara nyata

5.      Berikut ini merupakan badan peradilan dibawah mahkamah agung kecuali,
a.       Mahkamah konstitusi
b.      Peradilan Agama
c.       Peradilan militer
d.      Peradilan Umum
e.       Peradilan tata usaha Negara

6.      Istilah Pancasila pertama  kali disampaikan oleh ...
a.    Ir Sukarno                           d. Suharto
b.    Drs Moch Hatta                  e. Umar Wira Hadi
c.    Muhammad  Syahrir

7.      Perhatikan pernyataan berikut :
1.    Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui.
2.    Menegakan nilai-nilai dasar demokrasi.
3.    Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat dan akurat.
4.    Melakukan kontrol sosial.
5.    Media massa sebagai sarana pendidikan.
6.    Media hiburan bagi masyarakat.
Berdasarkan pernyataan di atas, yang bukan merupakan peranan pers nasional yaitu..
a.    1, 2                                    d. 4, 5
b.    2, 3                                   e. 5, 6
c.    3, 4

8.      Pancasila sebagai idiologi Nasional telah dikukuhkan secara konstitusional pada tanggal…….
a. 17 Agustus  1945                
b. 18 Agustus 1945
c. 22 Agustus 1945
d. 29 Agustus 1945
e. 27 Desember 1949

9. Pengakuan negara lain merupakan pelengkap dalam unsur-unsur terbentuknya suatu negara. Hal itu merupakan pengertian dari unsur terbentuknya negara yang bersifat …..
a.   Deklaratif                             d. de facto
b.   Konstitutif                           e. de jure
c.   Konsultatif

   10.  Hak asasi manusia merupakan hak dasar yang dimiliki oleh manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan. Berikut ini yang bukan merupakan penggolongan HAM yaitu …..
a.   Hak asasi diskriminasi sosial.
b.   Hak asasi politik
c.   Hak asasi ekonomi.
d.   Hak asasi persamaan hukum.
e.   Hak asasi perlindungan hukum. 

11. Yang tidak termasuk pengertian pers dipandang dari segi ilmu komunikasi yaitu …..
a.     usaha mencetak dan menerbitkan.
b.    surat kabar dan majalah yang berisi berita.
c.     usaha pengumpulan dan penyiaran berita.
d.    penyaluran berita melalui media massa, surat kabar, dan TV.
e.     orang yang bergerak dalam penyiaran berita.

     12. Penyerahan wewenang pemerintah oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk  mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam NKRI. Kalimat diatas merupakan pengertian dari …
a.         Dekonsentralisasi                d. Desentralisasi
b.        Tugas perbantuan               e. Demokratisasi
c.         Dekolonialisasi


     13. Dua badan  yang  mewakili lembaga legislative di Amerika Serikat adalah…………..
a. Senat dan House of Representatif
b. House of Commonddan House of Lords
c. Majelis Tinggi dan Majelis Rendah
d. Senat dan Senator
e. Senat dan Konggres

14.Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan oleh Presiden dikarenakan ...
a. Negara sedang genting karena tidak adanya UUD yang dijadikan pedoman
b. Kehendak rakyat Indonesia dengan dukungan ABRI
c. Gagalnya badan Konstituante membuat UUD baru
d. Indonesia dalam keadaan darurat karena segera membutuhkan UUD untuk mengatur negara
e. Semua jawaban a, b, c dan d benar

15.Dasar hukum pemberlakuan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ...
a. YurisProdensi
b. Statednood Recht Subyektif
c. Pacta Sun Serwanda
d. Temporary Delichty
e. Praesumption of inocent

     16. Pemerintah Kota Yogyakarta yang memberikan BOSDA untuk Sekolah Menengah  Atas merupakan contoh peran pemerintah kota dalam mewujudkan tujuan negara ...
a.Melindungi segenap bangsa indonesia
b.Memajukan kesejahteraan bangsa indonesia
c.Mencerdaskan kehidupan bangsa indonesia
d.Ikut melaksanakan perdamian dunia
e.Melaksanakan ketertiban dunia pendidikan

     17. Dasar hukum yang mengatur tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia adalah undang-undang nomor ..
a.    17 Tahun 1998                    d. 39 Tahun 1998
b.    17 Tahun 1999                    e. 39 Tahun 1999
c.    49 Tahun 1999

18. Negara diciptakan oleh manusia melalui perjanjian masyarakat demi ketentraman hidupnya. Hal ini merupakan terjadinya Negara berdasarkan teori …
            a. Ketuhanan                           d. Kedaulatan Negara
b.    Hak Otoritas Raja   e. Kedaulatan Hukum
c.    Perjanjian Masyarakat

     19. Yang dimaksud dengan pemerintah daerah kabupaten adalah....
a. Bupati kepala daerah tingkat II
b. Bupati dan DPRD tingkai II
c. Kepala Daerah tingkat II
d. Kepala Daerah tingkat II dan DPRD tingkat II
e. Bupati, Kepala daerah dan DPRD II

      20.Pentingnya unsur pemerintah yang berdaulat sebagai syarat terbentuknya negara adalah ....
a. Dapat mengatur negaranya sendiri tanpa intervensi negara lain
b. Mempunyai kewenangan untuk melak-sanakan kebijakan negara
c. Terciptanya negara yang sejahtera dan berdaulat ke dalam negeri
d. Mempunyai kebebasan dalam mewujud-kan keinginan pemimpin negara
e. Pemerintah yang dihormati oleh seluruh rakyatnya dan negara-negara lain

    21. Teori terbentuknya negara dimana suatu daerah yang semula termasuk daerah-daerah  negara kemudian melepaskan diri dan menyatakan dirinya sebagai sebuah negara disebut … .
a. Occupatie
b. Separatie
c. Proklamasi
d.Innovation
e. Cessie

  22. Cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mewujudkan masyarakat adil makmur yang merata baik materiil maupun spiritual dalam wadah NKRI. Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi yaitu …
a. Pembukaan UUD NRI 1945 alenia I
b. Pembukaan UUD NRI 1945 alenia III
c. Pembukaan UUD NRI 1945 alenia IV
d. Pembukaan UUD NRI 1945 alenia I dan IV
e. Pembukaan UUD NRI 1945 alenia II

 23.  Suatu negara dapat dikatakan negara demokrasi jika ada …
a.    Pengakuan hak asasi manusia, partisipasi dan dukungan rakyat terhadap pemerintah
b.  Pengakuan adanya lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif yang kekuasaannya tidak  terpisah.
c.  Pengakuan terhadap segala pertentangan yang penyelesaiannya dapat diserahkan kepada masing-masing individu.
d.   Pengakuan dari negara lain yang tergabung dalam perserikatan bangsa-bangsa
e.    Adanya partisipasi dari raja dan ratu untuk membantu proses demokrasi

 24. Konstitusi memuat prinsip-prinsip yang paling pokok atau dasar dalam penyelenggaraan  ketatanegaraan. Hal ini merupakan subtansi konstitusi UUD 1945 sebagai …
a.    Hukum tertinggi                             d. Dasar negara
b.    Hukum dasar                                  e. Fundamental negara
c.    Sumber tertib hukum

25. Negara tidak terjadi karena kehendak manusia melainkan kehendak Tuhan. Hal ini merupakan terjadinya negara berdasarkan teori …
a.    Perjanjian masyarakat                     d. Kedaulatan raja
b.    Ketuhanan                                      e. Kedaulatan negara
c.    Kedaulatan hukum

26. Pasal 26 UUD NRI Tahun 1945 menjamin atas hak warga negara untuk mendapat status kewarganegaraan yang tidak dapat dicabut secara semena-mena, kecuali telah melakukan....
   a.Pengkhiatan terhadap negara Indonesia
   b.Menjadi pejabat pemerintah negara lain
   c.Ikut dalam organisasi ISIS
   d.Ikut dalam pemilu presiden negara lain
   e.Tergabung dalam pasukan Garuda Indonesia

27. Asas kewarganegaraan yang baru untuk mengatasi kasus anak-anak indonesia akibat perkawinan campuran ibu WNI dan ayah WNA, adalah asas....
   a.Ius sanguinis
   b.kewarganegaraan tunggaal
   c.patrilineal
   d.kesatuan keluarga
   e.ganda terbatas

28. Perbedaan sistem pemerintahan di Indonesia dengan sistem pemerintahan negara Singapura adalah ….
                a. Indonesia bersistem presidensiil sedangkan Singapura bersistem parlementer       
                b.Indonesia bersistem parlementer sedangkan Singapura bersistem presidensiil.
            c. Presiden Indonesia sebagai kepala negara sedangkan presiden Singapura sebagai kepala   pemerintahan.
             d.Perdana menteri Singapura memegang jabatan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, presiden RI hanya sebagai simbol negara.
        e.Menteri di Indonesia dipilih oleh DPR sedangkan menteri di Singapura dipilih oleh Perdana  Menteri

29. Pengingkaran hak warga negara yang sudah dijamin dalam pasal 27 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945, antara lain....
a.Perlakuan tidak adil dalam sidang pengadilan
b.Diskriminasi dalam penghidupan di masyarakat
c.Tidak mendapatkan kesempatan membelanegara
d.Menduduki jabatan terlalu lama menyebabkan otoriter
e.Tidak mendapat pekerjaan yang layak

30. Makna yang terkandung dalam pasal 29 (2) UUD NRI Tahun 1945 adalah….
a.Negara berdasar atas ketuhanan yang maha esa
b.Setiap orang harus hidup bertoleransi sesama umat manusia
c.Bangsa indonesia memeluk agama yang beraneka macam
d.Beragama dan beribadahnya seseorang diatur oleh negara
e.Negara menjamin kemerdekaan penduduk untuk beribadah

31. Kerukunan dan kerja sama yang pantang dilakukan dalam kehidupan umat  beragama adalah….
 a.Saling memberikan bantuan terhadap korban bencana alam
 b.Membantu dan ikut aktif dalam pelaksanaan ibadah agama lain
 c.Mendirikan yayasan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa
 d.Mendirikan rumah sakit untuk kesejahteraan umat
 e.Mengikuti secara aktif kerja bakti di masyarakat yang agamanya berbeda

32. Intimidasi, provokasi, atau blokade politik merupakan bentuk ancaman non-militer berdimensi politik yang sering kali digunakan oleh pihak-pihak lain untuk menekan negara merupakan ancaman dibidang …
            a.     Sosial                                       d. Politik
            b.    Ekonomi                                  e. Ideologi
            c.     Pertahanan & keamanan

32. Pengertian norma adalah …
a.    Aturan atau kaidah hidup yang dijadikan pedoman tingkah laku baik atau buruk dalam hidup masyarakat
b.    Perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dalam hal sama serta diakui dan diterima oleh masyarakat
c.    Serangkaian aturan yang diadakan agar kehidupan di lingkungan dapat berjalan dengan baik dan tertib
d.   Kebiasaan masyarakat yang dianggap baik dilakukan secara turun menurun pada daerah setempat.
e.    Kebiasaan dalam memberikan sanksi apabila dilanggar secara berkelanjutan.

33. Proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 mengandung makna …
a. Sebagai titik awal digalangnya persatuan bangsa indonesia 
      b. Sebagai titik puncak perjuangan bangsa indonesia dalam mencapai kemerdekaan
c. Sebagai titik awal dimulainya perjuangan melawan penjajah
      d. Sebagai titik akhir perjuangan bangsa indonesia dalam pembangunan
e. Sebagai bentuk kehebatan bangsa indonesia dalam wujud kesatuan dan persatuan

Essay Test !!

      1. Jelaskan menurut pendapat anda, Mengapa indonesia disebut sebagai negara “Bhineka Tunggal Ika ” dan berikan contohnya.
      2. Jelaskan yang dimaksud dengan Hak Asasi Manusia beserta dengan pasal yang berkaitan
    3. Penggoolongan hukum berdasarkan waktu berlakunya dibagi menjadi ?? sebutkan dan jelaskan pengertiannya.
     4. Hak politik merupakan salah satu hak konstitusional warga negara. Tuliskan 3 (tiga) hak politik yang dimiliki warga negara Indonesia.
     5. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan “suatu negara mendapatkan mendapatkan perlindungan dari negara lain”


SELAMAT BERJUANG STUDENT'S 
BERUSAHA DAN BERDOA